Program Studi Dietisien

 

 

Menjadi lembaga pendidikan tinggi yang unggul di Indonesia dalam bidang biosains tropika untuk memperkokoh martabat bangsa melalui Pendidikan Profesi Dietisien yang dicapai pada tahun 2024.

  1. Menyelenggarakan Pendidikan Tinggi Profesi Dietisien yang berkualitas
  2. Mengembangkan ilmu, teknologi, dan seni melalui penelitian dietetik terkini
  3. Menerapkan asuhan gizi terstandar dan mutakhir dalam bidang gizi klinis, gizi masyarakat, dan manajemen penyelenggaraan makanan

Departemen Gizi Masyarakat sebagai salah satu departemen di Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (FEMA IPB), merupakan salah satu institusi pendidikan tinggi gizi pionir pendidikan sarjana dan pascasarjana gizi di Indonesia. Persatuan Ahli Gizi (Persagi) secara tertulis mengamanatkan kepada 12 jurusan/departemen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang dianggap mampu menyelenggarakan pendidikan profesi dietisien, termasuk Departemen Gizi Masyarakat FEMA IPB (Nomor 1908/DPP-PERSAGI/SEK/VII/2017 dan nomor 1790/DPP-PERSAGI/SEK/V/2017).

Hasil kajian Kemenkes 2015 menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga dietisien dalam 20 tahun mendatang di Indonesia adalah 36.391 dietisien, sementara jumlah yang tersedia saat ini sangat terbatas yaitu 746 dietisien. Selain itu, kehadiran dietisien dari mancanegarapun perlu diantisipasi. Terkait kebijakan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), lulusan dietisien dari luar negeri terutama dari Asia dan Australia mudah masuk bekerja di Indonesia sejak tahun 2016. Dietisien Indonesia harus siap berkompetisi baik di negeri sendiri maupun di luar negeri dengan dietisien mancanegara.

Untuk menjawab tantangan tersebut, sejak 26 Juni 2019 Departemen Gizi Masyarakat FEMA IPB secara resmi telah membuka Program Pendidikan Profesi Dietisien sesuai dengan SK Rektor IPB Nomor 147/IT3/PP/2019 dan telah memenuhi standar Akredasi Minimum dari LAM-PTKes dengan Nomor 0004/LAM-PTKes/Akr PSB.PTN-BH/Pro/VII/2019. Hadirnya Program Profesi Dietisien IPB diharapkan mampu untuk mengeluarkan lulusan tenaga profesi yang handal dan berdaya saing.

Program Profesi Dietisien mensyaratkan 28 sks, meliputi orientasi dan praktik kerja profesi (internship) yang dilaksanakan di Rumah Sakit untuk rotasi Gizi Klinik, di Puskesmas atau institusi lain di masyarakat untuk rotasi Gizi Masyarakat, dan di institusi penyelenggaraan makanan non-komersial (rumah sakit) dan komersial (catering) untuk rotasi Manajemen Penyelenggaraan Makanan (MPM). Studi dijadwalkan selama 2 semester (48 minggu). Jumlah mata kuliah yang diambil adalah sebanyak 14 mata kuliah yang diawali dengan orientasi/pembekalan di awal masa perkuliahan, kemudian dilanjutkan dengan internship di lokasi praktik yang telah ditentukan.

No

Kegiatan

Durasi (minggu)

1

Pengantar Kerja Profesi

4

2

Praktik kerja lapang (3 rotasi)

26

3

Alih Rotasi (Pengerjaan laporan, Seminar)

9

4

Revisi Laporan

3

5

Minggu Tenang dan Libur Lebaran

2

5

Ujian Akhir di Program Studi

2

6

Yudisium

2

Total

48

 

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Uji Kompetensi Mahasiswa Bidang Kesehatan, maka mahasiswa bidang kesehatan pada akhir masa pendidikan program profesi harus mengikuti Uji Kompetensi secara nasional. Dengan demikian seorang mahasiswa akan dinyatakan lulus apabila dia sudah lulus Ujian kompetensi Nasional dan lulus dari persyaratan kegiatan di pendidikannya. Ujian Kompetensi Nasional Dietisien dilaksanakan oleh perguruan tinggi bersama organisasi profesi (Persagi) dan AIPGI. Selesai pendidikan maka lulusan akan mendapatkan gelar Dietisien dan sekaligus pengambilan Sumpah Profesi. Setelah itu Dietisien akan mengurus nomor pendaftaran dan setelah mendapatkan nomor pendaftaran, maka dia akan mendapatkan gelar Registered Dietitian (RD).

 

Biaya pendidikan meliputi biaya pendaftaran dan uang kuliah tunggal (UKT) per semester sbb :

 

No

Komponen

Biaya (Rp)

1

Biaya Pendaftaran

500.000

2

Uang kuliah tunggal (UKT) per semester

13.000.000

Program Profesi Dietisien mensyaratkan 28 sks, meliputi perkuliahan dan praktik kerja lapang (internship) yang dilaksanakan di Rumah Sakit untuk rotasi Gizi Klinik (GK),  di Puskesmas, Perusahaan, Asrama,  dan Sekolah Atlet untuk rotasi Gizi Masyarakat (GM) dan di institusi penyelenggaraan makanan (di rumah sakit dan catering) untuk rotasi Manajemen Penyelenggaraan Makanan (MPM). Studi dijadwalkan selama 2 semester dengan total masa studi 48 minggu dengan rincian sesuai dengan yang tertera pada bagian LAMA PENDIDIKAN.

Jumlah mata kuliah atau yang dalam hal ini disebut sebagai sub rotasi adalah 14 sub rotasi, dengan rincian 1 mata kuliah merupakan Pembekalan Praktek Kerja Profesi dan 13 mata kuliah lainnya berupa internship yang dilaksanakan dimasing-masing lahan praktik.

No.RotasiKode Sub-Rotasi/Mata KuliahNama Sub-Rotasi/Mata KuliahBobot sks
1GIZ49APembekalan Praktik Kerja Profesi2 (0-6)
2Gizi Klinik (GK)GIZ51AAsuhan Gizi Kasus Penyakit Kritis dan Stroke2 (0-6)
3GIZ41AAsuhan Gizi Kasus Anak2 (0-6)
4GIZ51BAsuhan Gizi Kasus Rawat Jalan2 (0-6)
5GIZ52BAsuhan Gizi Kasus Kanker1 (0-3)
6GIZ42AAsuhan Gizi pada Kasus Penyakit Dalam dan Jantung3 (0-9)
7GIZ52AAsuhan Gizi pada Kasus Bedah & Obstetri dan Ginekologi2 (0-6)
8Gizi Masyarakat (GM)GIZ54AManajemen Program Gizi2 (0-6)
9GIZ42BPendidikan dan Promosi Gizi, Pangan, dan Kesehatan2 (0-6)
10GIZ42CGizi untuk Atlet dan Performa Fisik2 (0-6)
11GIZ42DGizi Pekerja2 (0-6)
12Manajemen Penyelenggaraan Makanan (MPM)GIZ43ASistem Penyelenggaraan Makanan3 (0-9)
13GIZ53APengendalian Biaya1 (0-3)
14GIZ53BPengembangan Produk Pangan Diet Khusus2 (0-6)
Total sks28

Program Studi Dietisien IPB memiliki dosen lulusan perguruan tinggi ternama, baik dari dalam maupun luar negeri dan bergelar RD serta instruktur lapang yang sudah berpengalaman di bidangnya. Tim dosen yang mengajar dan membimbing mahasiswa program studi dietisien berdasarkan rotasi disajikan pada tabel berikut:

RotasiTim Pengajar
Gizi Klinik (GK)Prof. Dr. Ir. Sri Anna Marliyati, MSi, RD*)
Prof. Dr. Ir. Evy Damayanthi, MS, RD
Dr. Katrin Roosita, SP, MSi, RD
dr. Mira Dewi, MSi, PhD
dr. Naufal Muharam Nurdin, MSi
Dr. Rimbawan
Gizi Masyarakat (GM)Dr. Ir. Yayuk Farida Baliwati, MS, RD*)
Prof. Dr. Ir. Dodik Briawan, MCN
Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS, RD
Dr. Ir. Cesilia Meti Dwiriani, MSc, RD
Muhammad Aries S, SP, MSi
Manajemen Penyelenggaraan Makanan (MPM)Dr. Tiurma Sinaga, MFSA, RD*)
Dr. Ir. Ikeu Ekayanti, MKes
Reisi Nurdiani, SP, MSI
Dr. Ir. Budi Setiawan, MS, RD

*) Koordinator

Selain dibimbing oleh dosen dari universitas, mahasiswa juga akan dibimbing oleh Clinical Instruktur (CI) dan Pembimbing Lahan (PL) yang telah ditunjuk dari masing-masing lokasi internship. Baik dosen maupun CI/PL yang ditunjuk telah lulus pelatihan Intensive Training for Instructor (ITFI).

Gizi Klinis

Gizi Masyarakat

Manajemen Penyelenggaraan Makanan

RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta (rujukan nasional)

Puskesmas sekitar Jabodetabek

Green Catering Bogor

 

RSUD Cibinong, Bogor

Sekolah Atlet/Pusat Pelatihan Atlet di Jabodetabek

CV Wannami Bogor

 

Asrama Putra/Putri IPB

RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta (rujukan nasional)

 

Yasmina Foundation

 

Perbedaan peran dan kewenangan yang dimiliki antara lulusan Dietisien dengan S1 Gizi adalah sebagai berikut:

 Dietisien (Profesi)Nutritionis (S1)
Peran

§  Pemberi asuhan gizi mandiri

§  Konselor gizi mandiri

§  Penyelia penyelenggaraan makanan

§  Pengembang produk alternatif gizi

§  Pengelola program gizi

§  Advokator dan Komunikator program gizi

§  Penyelia pendidikan dan pelatihan gizi

§  Penyelia penelitian

§  Pengelola program gizi masyarakat

§  Pelaku asuhan gizi masyarakat

§  Pelaku edukasi dan konseling gizi serta dietetik

§  Pengembang produk pangan dan diet

§  Penyelia pendidikan dan pelatihan gizi masyarakat

§  Pelaku penelitian gizi dan dietetik

§  Pelaku advokasi dan pemberdayaan perbaikan gizi

Kewenangan

§  Pengkajian gizi, diagnosis gizi, dan menetapkan rencana intervensi gizi, monitoring dan evaluasi

§  Memberikan pelayanan konseling, edukasi gizi dan dietetik

§  Pendidikan, pelatihan, penelitian dan pengembangan pelayanan gizi

§  Menerima klien/pasien secara langsung atau menerima preskripsi diet dari dokter

§  Menangani kasus komplikasi dan non komplikasi

§  Memberi masukan kepada dokter yang  merujuk bila preskripsi diet tidak sesuai dengan kondisi klien/pasien

§  Merujuk pasien dengan kasus sulit/critical ill dalam hal preskripsi diet ke dokter spesialis yang berkompeten.

§  Melaksanakan penyelenggaraan makanan untuk orang banyak atau kelompok orang dalam jumlah besar.

§  Memberikan pelayanan gizi untuk orang sehat dan dalam kondisi tertentu, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, bayi, anak, dewasa, dan lanjut usia

§  Memberikan pelayanan gizi untuk orang sakit tanpa komplikasi

PERSYARATAN, JADWAL PENDAFTARAN DAN SELEKSI

A. Persyaratan

Persyaratan calon mahasiswa yang dapat mendaftar untuk diseleksi masuk Program Studi Profesi Dietisien ini adalah:

  1. Pria/Wanita lulusan Program Studi S1 Gizi (S.Gz) dari program studi minimal terakreditasi B di Indonesia atau lulusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga (S.P) IPB yang sudah memiliki STR Nutrisionis dan sedang/pernah bekerja di rumah sakit
  2. Calon mahasiswa dapat berasal dari lulusan SGz yang telah bekerja atau belum bekerja dengan usia maksimal 40 tahun
  3. Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan sehat oleh dokter dari rumah sakit pemerintah
  4. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan S1 Gizi minimal 3.0 (tanpa nilai Tes Potensi Akademik/TPA), atau IPK minimal 2.75 dengan nilai TPA minimal 450
  5. Test of English as Foreign Language (TOEFL) institusional atau TOEFL Like minimal 450
  6. Indeks Massa Tubuh (IMT) maksimal 25.0.

B. Jadwal

Pendaftaran, Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru dan pelaksanaan pendidikan profesi mengikuti jadwal sebagai berikut :

No

Tahap Kegiatan

Tanggal

1

Pendaftaran

5 Juni – 30 Juli 2020

2

Pembayaran biaya pendaftaran

5 Juni – 31 Juli 2020

3

Melengkapi biodata

5 Juni – 31 Juli 2020

4

Seleksi tulis dan praktek

 

Hari 1 : Ujian Tulis

3 Agustus 2020

Hari 2 : Psikotes

4 Agustus 2020

Hari 3 : Ujian Praktek

5 Agustus 2020

5

Wawancara

10 Agustus 2020

6

Pengumuman Hasil Seleksi PMB

14 Agustus 2020

7

Registrasi Ulang dan Pembayaran UKT

15-17 Agustus 2020

8

Verifikasi Berkas

19 Agustus 2020

9

Awal Program

31 Agustus 2020

10

Akhir Program (Yudisium)

Agustus 2021

Catatan:

  • Seleksi ujian tulis, psikotes, ujian praktek dan wawancara akan dilaksanakan secara online/daring dengan mekanisme yang akan disampaikan lebih lanjut pada grup WhatsApp pendaftar (grup akan dibuat 1 Agustus 2020)

C. Berkas yang Perlu Diupload

Pendaftar wajib mengisi Formulir A (Formulir A) dan wajib mengunggah (upload) beberapa dokumen yang diperlukan untuk proses seleksi yaitu:

  1. Foto kopi legalisir Ijazah S1, Transkrip S1 dan bukti pembayaran uang pendaftaran
  2. Surat Rekomendasi dari 2 nama pemberi rekomendasi (Formulir C)
  1. Dari Dosen/Staf Pengajar(minimal bergelar Magister) dari Perguruan Tinggi
  2. Dari atasan langsung tempat bekerja
  1. Surat ijin dan jaminan akan bekerja kembali dari pimpinan instansi/lembaga (bagi yang sudah bekerja)
  2. Fotokopi KTP
  3. Surat Jaminan Biaya (Formulir D)
  4. Formulir Keabsahan Dokumen (Formulir E)
  5. TPA WAJIB bagi Pendaftar dengan IPK < 3,00 (2,75 – < 3,00)
  6. Sertifikat TOEFL yang masih berlaku
  7. Surat Keterangan Sehat
  8. Surat Keterangan Bebas Narkoba

D. Informasi PMB

Informasi lengkap terkait Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) PS Dietisien Tahun Ajaran 2020/2021 dapat diakses pada website berikut:  https://admisi.ipb.ac.id/ dan pertanyaan seputar PMB dapat diajukan melalui https://halo.admisi.ipb.ac.id/

  

INFORMASI LEBIH LANJUT HUBUNGI:

Yuliana, S.Gz (dietisien@apps.ipb.ac.id atau HP/WA : 087870524433)

 

Untuk Pendidikan Profesi Dietisien tersedia 2 beasiswa untuk pembayaran SPP selama 2 semester sebesar masing-masing Rp 26.000.000,00 dari Departemen Gizi Masyarakat IPB dan Lini Sehat yang akan diberikan kepada mahasiswa yang memenuhi kriteria sebagai berikut: Untuk Pendidikan Profesi Dietisien tersedia 2 beasiswa untuk pembayaran SPP selama 2 semester sebesar masing-masing Rp 26.000.000,00 dari Departemen Gizi Masyarakat IPB dan Lini Sehat yang akan diberikan kepada mahasiswa yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

1. Lulus seleksi oleh PS Dietisien Departemen Gizi Masyarakat, FEMA IPB

2. Lulus seleksi oleh Lini Sehat (khusus beasiswa dari Lini Sehat)3. Bersedia untuk menandatangani surat perjanjian.