Learning Outcome Program S1

Bidang Pengetahuan dan Pemahaman –Mampu:

  1. Menerapkan teori ilmu gizi dan karakteristik tumbuh kembang manusia untuk menentukan kebutuhan dan tingkat kecukupan gizi.

  2. Membuat menu berdasarkan kebutuhan gizi pada berbagai tahapan tumbuh kembang manusia, kondisi fisiologis dan patofisiologis khusus serta analisis biaya menu.

  3. Melakukan teknik pengolahan dan penyajian makanan serta menerapkan teori manajemen makanan.

  4. Menerapkan teori struktur anatomi dan proses fisiologi sistem tubuh manusia untuk mendukung status gizi dan kesehatan yang baik secara umum serta selama hamil dan menyusui.

  5. Menggambarkan determinan dan mekanisme terjadinya penyakit, dampak zat gizi terhadap kesehatan, sistem kekebalan tubuh dan reproduksi, sistem endokrin, kondisi metabolik dan penyakit terkait gizi kurang dan lebih, infeksi dan penyakit degeneratif.

  6. Menerapkan ilmu dasar biokimia gizi, metabolism gizi makro dan mikro, serta metode penilaian kualitas gizi dan komponen fungsional makanan untuk terapi pendukung dan pencegahan penyakit.

  7. Menerapkan konsep transfer, pengangkutan, penggunaan, dan pengaturan energi dan zat gizi untuk manajemen berat badan, olahraga, serta kebugaran dan penampilan fisik.

  8. Memilih metode antropometri, biokimia, klinis, dan atau diet untuk penilaian status gizi, dan penilaian ketersediaan makanan pada tingkat individu, rumah tangga, dan populasi.

  9. Membuat perencanaan program pangan dan gizi yang komprehensif pada tingkat regional, termasuk analisis situasi berdasarkan kondisi sosio-demografi dan sumberdaya ekologi, analisis determinan dan prioritas masalah, analisis kebutuhan dan sasaran, dan formulasi rencana strategis untuk mencapai ketahanan pangan dan gizi serta melakukan evaluasi cost-effectiveness

  10. Menerapkan prinsip dasar dan metode statistik, antropologi sosial, ekonomi, manajemen, dan humaniora dalam bidang gizi.

Bidang Keterampilan Praktik –Mampu:

  1. Menganalisis kandungan gizi dan kualitas makanan.

  2. Melakukan penilaian status gizi (antropometri, biokimia, klinis, diet) pada tingkat individu, kelompok, dan masyarakat.

  3. Mengelola, menganalisis, dan menginterpretasikan data pangan dan gizi serta kaitannya dengan kesehatan individu, kelompok, dan masyarakat.

  4. Mengelola (merencanakan, mengolah, menyajikan, dan mengevaluasi) diet untuk kebugaran dan produktivitas, serta untuk pencegahan dan terapi penyakit infeksi, kekurangan gizi, dan penyakit degeneratif.

  5. Melakukan promosi gizi untuk memperbaiki perilaku agar dapat meningkatkan status gizi dan kesehatan.

  6. Membuat produk makanan baru berkualitas sebagai alternative untuk meningkatkan kebugaran dan produktivitas, pencegahan penyakit, dan memecahkan masalah gizi dan kesehatan.

  7. Mengelola (merencanakan, mengimplementasikan, memonitor, dan mengevaluasi) diet/jasa makanan untuk memenuhi kebutuhan makanan yang aman, bergizi, dan ekonomis, berdasarkan kesukaan dan kebutuhan gizi individu, kelompok, dan masyarakat.

  8. Menyelenggarakan program perbaikan pangan dan gizi melalui manajemen sumberdaya, lingkungan, teknologi informasi-komunikasi secara profesional.

  9. Melakukan penelitian dalam bidang gizi terkait pangan dan kesehatan.

Bidang Keterampilan Manajerial –Mampu:

  1. Berkomunikasi secara formal baik verbal maupun tertulis, untuk membahas masalah teknis dan nonteknis melalui pendekatan individu dan masyarakat.

  2. Merumuskan masalah dan determinan, mengobservasi berbagai alternatif untuk memecahkan masalah dan menyarankan strategi alternatif terbaik untuk memecahkan masalah pangan dan gizi.

  3. Memimpin dan bekerja sama dalam tim dengan aneka ragam latar belakang pada lingkup kerja (praktik).

  4. Melakukan manajemen waktu yang efektif dan memformulasikan strategi implementasi kerja yang optimal dalam lingkup kerja (praktik).

  5. Mengimplementasikan cara berpikir kritis dalam memecahkan masalah dan beradaptasi dengan situasi terkini dalam lingkup kerja (praktik).

  6. Mengembangkan komitmen dan integritas profesional serta etika profesi dalam bidang gizi.

  7. Mengidentifikasi kesempatan berwirausaha dan menciptakan kesempatan kerja dalam bidang pangan dan gizi.