FGD: Evaluasi Kebijakan dan Program Lansia di Kota Padang

FGD: Evaluasi Kebijakan dan Program Lansia di Kota Padang

Focus Group Discussion (FGD) tentang Evaluasi Kebijakan dan Program Lanjut Usia di Kota Padang dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan Lansia dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kota Padang pada 11 Juli 2019 dengan Narasumber Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang.

Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan kerja sama antara Direktorat Jenderal  Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan FEMA Institut Pertanian Bogor yang dilaksanakan oleh Departemen Gizi Masyarakat IPB.

 

Walikota terpilih sebagai Kepala Daerah Peduli Lansia dari Kementerian Sosial, sudah banyak kegiatan yang berfokus kepada lansia. Contoh Singgahsana (singgah sahur sederhana) pada bulan Ramadan, sahur bersama keluarga tidak mampu dan mencari permasalahan dalam keluarga, lalu lansia dengan tempat tinggal tidak layak diberi bedah rumah sudah tahun ke-5.  Sudah ada puskesmas santun lansia. Ciri khas di Minangkabau adalah matriakad sehingga peran ibu dalam keluarga sangat besar. Contoh program “bundo peduli jentik” dimana ibu dijadikan kader pengecekan jentik nyamuk di keluarga dan lingkungan sekitar, dapat menekan kasus endemik DBD hingga 50%.

Paparan dari Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat disebutkan bahwa Sejauh ini program yang banyak dilakukan adalah program terkait PTM, namun banyak menyentuh lansia. Peran lansia di keluarga sangat besar, karena banyak anak dititipkan kepada lansia saat orang tua bekerja, sehingga intervensi pola asuh kepada lansia juga menjadi penting.

Dihadiri oleh Fasilitator dari Departemen Gizi Masyarakat IPB Prof. Dr. drh. Clara Meliyanti Kusharto, M.Sc dan Vieta Annisa Nurhidayati, SGz, MSc sebagai notulis serta perangkat daerah terkait di Pemkab Bogor.

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply