Nutrition Fair 2014

Nutrition Fair 2014

Indonesia sebagai negara berkembang masih menghadapi berbagai masalah gizi dan kesehatan. Berkaitan dengan masalah gizi, saat ini Indonesia sedang mengalami permasalahan gizi ganda. Prevalensi gizi kurang pada anak balita tidak mengalami perbaikan. Prevalensi gizi kurang pada anak balita pada tahun 2007 sebesar 18.4% dan pada tahun 2013 sebesar 19.6%. Defisiensi gizi mikro juga bermasalah di Indonesia, misalnya prevalensi anemia pada anak balita, anak sekolah dan remaja, dan ibu hamil berturut-turut sebesar 28.1%, 26.4%, dan 27.15% (Riskesdas 2013). Selain itu, berbagai survei menunjukkan asupan vitamin A, seng, asam folat, dan lain-lain masih bermasalah. Ini semua menunjukkan asupan gizi makro dan mikro masih bermasalah. Permasalahan gizi tersebut bila diabaikan akan meningkatkan resiko kesakitan dan kematian terutama pada ibu hamil, ibu menyusui dan anak. Berkaitan dengan hal tersebut, perlu dibangun kesadaran dan perilaku makan setiap individu agar dapat memenuhi asupan gizi makro dan mikro setiap hari. Hal ini dilakukan agar nantinya pengetahuan masyarakat dan perilaku makan setiap penduduk sejalan dengan upaya menuju Indonesia sehat berkelanjutan. Dengan demikian, perlu dilakukan berbagai hal untuk menambah pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya memenuhi dan memperbaiki asupan zat gizi makro dan mikro setiap hari.

         Himpunan Mahasiswa Ilmu Gizi (HIMAGIZI) IPB setiap tahun menyelenggarakan Nutrition Fair sejak tahun 2012. Nutrition Fair diselenggarakan sebagai ajang atau wahana serangkaian kegiatan gizi ilmiah dan populer dalam rangka meningkatkan kesadaran gizi ribuan akademisi dan masyarakat. Nutrition Fair yang telah diselenggarakan semenjak tahun 2012 sampai tahun 2013 telah melibatkan sebanyak lebih dari 1500 peserta dalam semua kegiatan per-tahunnya. Kegiatan yang telah diselenggarakan yaitu berupa seminar nasional, aerobik bersama dan berbagai lomba terkait gizi. Pada tahun ini, HIMAGIZI IPB bekerjasama dengan PERGIZI-PANGAN Indonesia menyelenggarakan Nutrition Fair 2014 dengan tema “Pemenuhan Gizi Harian Berkelanjutan sebagai Upaya Preventif Masalah Gizi menuju Indonesia Sehat”.

TUJUAN KEGIATAN

Secara umum tujuan Nutrition Fair 2014 adalah meningkatkan kesadaran gizi untuk pemenuhan gizi harian secara berkelanjutan. Tujuan khususnya adalah sebagai berikut:

  1. Memaparkan dan mendiskusikan permasalahan, kebijakan, dan program perbaikan gizi terkini dalam perbaikan gizi Indonesia;
  2. Menyosialisasikan pentingnya pemenuhan asupan zat gizi, baik makro maupun mikro dalam upaya perbaikan gizi Indonesia dengan pendekatan gizi seimbang;
  3. Memperkenalkan inovasi produk pangan dan gizi untuk optimalisasi pemenuhan gizi;
  4. Meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam upaya mencari solusi permasalahan gizi bangsa;
  5. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengaturan diet dan aktivitas fisik dalam mengatasi permasalahan gizi lebih.

sumber : HIMAGIZI

“IPB Family Gathering with Agroedutourism (AET)”

“IPB Family Gathering with Agroedutourism (AET)”

Hari/tanggal                : Sabtu, 27 September 2014

Waktu                         : 07.00 – 13.00 WIB

Rute Kunjungan          : Start dari Halaman Gedung Grha Widya Wisuda

Melalui obyek – obyek Agroedutourism IPB Kampus IPB Darmaga Bogor, dan berakhir pada lokasi start

 

Untuk pendaftaran di mulai pada :

Hari/tanggal                : Selasa s.d Jumat, 16 s.d 19 September 2014

Waktu                         : 08.00 – 15.00 WIB

Rute Kunjungan          : Direktorat Pengembangan Bisnis IPB, Gedung Andi Hakim Nasoetion Lantai 1,

Telp. 0251-8624670

 

 

Contact Person HP :

Fiona 08568807706

Ulfah 085217214146

sumber: Web IPB

Pendaftaran Alih Jenis Tahun 2014

Program alih jenis pendidikan adalah program pendidikan sarjana (program akademik) yang diperuntukkan bagi lulusan program D3 (program vokasi) yang memenuhi syarat yang ditetapkan. Istilah alih jenis digunakan untuk menggambarkan perpindahan bidang pendidikan yang diikuti oleh mahasiswa dari pendidikan program vokasi ke pendidikan program akademik.  Program ini diselenggarakan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam rangka mendukung prinsip pendidikan sepanjang hayat (lifelong learning) serta mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan untuk semua (education for all), serta meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia.  Dalam rangka menjamin agar proses pendidikan berlangsung dengan baik dan menghasilkan lulusan yang berkualitas, IPB menerapkan proses seleksi yang ketat bagi para pelamar agar calon mahasiswa  yang mengikuti program alih jenis ini adalah calon mahasiswa terbaik yang dapat memenuhi standar pendidikan program sarjana di IPB.

Melalui seleksi yang ketat terhadap input dan aplikasi sistem jaminan mutu yang baik,  IPB berupaya  agar kualitas lulusan yang dihasilkan dari program alih jenis pendidikan benar-benar setara dengan lulusan program S1 reguler dari Program Studi yang sama, karena standar penjaminan mutu yang digunakan dalam proses pendidikan menggunakan standar yang sama dengan program S1 reguler, dan penyelenggaraan pendidikannya juga terintegrasi ke dalam penyelenggaraan program S1 reguler.

Mahasiswa  yang  diterima selanjutnya akan ditetapkan beban dan masa studinya berdasarkan hasil evaluasi kesetaraan kompetensi oleh Tim Penilai yang ditunjuk oleh Rektor/Pejabat yang ditunjuk Rektor dengan ketentuan umum untuk program D3 sedikitnya harus mengambil 50 persen dari seluruh beban program sarjana pada Program Studi yang dipilih, atau minimum 72 sks dan sebanyak-banyaknya 100 sks. Matakuliah yang diselesaikan pada program D3 sebelumnya dan dinyatakan telah cukup sebagai prasyarat (disetarakan) serta mata kuliah yang harus diambil di IPB pada program sarjana yang diikutinya ditetapkan melalui Surat Keputusan Dekan.  Masa studi minimal yang ditempuh oleh mahasiswa program alih jenis adalah 4  (empat) semester dan maksimal 7 semester.

IPB saat ini memiliki 36 Program Studi, namun hanya 8 (delapan) Program Studi yang menawarkan program Alih Jenis.  Deskripsi ringkas mengenai kedelapan Program tersebut dapat dilihat pada menu “Program Studi”.

Pendaftaran silahkan klik disini.

IPB Goes To Field 2014

Mahasiswa IPB Semester 4 ke atas dapat mengikuti kegiatan IPB Goes to Field 2014 yang akan diselenggarakan pada tanggal 10-29 Agustus 2014. Ada beberapa pilihan program yang ditawarkan. Fasilitas yang disediakan oleh panitia ialah biaya transportasi dan akomodasi, biaya pelaksanaan program, dan asuransi kesehatan. Informasi lebih lengkap disini.