Presentasi hasil penelitian di Forum pertanian IPIMA

Ipb Bu Evi D: Prof Clara, prof Evy, dan mhs Refdanita (S3), Deni (S2), Putri (S2), Maryam (s2), Rachma (S1) berfoto bersama selesai presentasi hasil penelitian di acara Forum pertanian IPIMA 6-9 november 2017 di bangunan pejabat (TNCP) kampus UPM di Putrajaya Malaysia . Transformasi Pertanian ke arah kelestarian & kesejahteraan serantau : Malaysia – Indonesia.

 

 

Profesor Indonesia Kenalkan Manfaat Daun Torbangun di Australia

Mungkin Anda pernah mendengar manfaat daun torbangun, nama ilmiahnya adalah Coleus ambonicus Lour, yang dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas air susu ibu (ASI). Di kalangan suku Batak, Sumatra Utara, daun ini sudah dikonsumsi oleh ibu-ibu hamil dan menyusui selama ratusan tahun.

Rahasia dari daun ini menjadi mendunia berkat Profesor Rizal Damanik dari Departemen Gizi Masyarakat, Institut Pertanian Bogor, yang sudah menelitinya secara menyeluruh sejak tahun 2001.

Di Australia, Profesor Rizal memperkenalkannya dalam acara First 1000 Days Australia Summit, di Brisbane, hari Kamis (19/10/2017).

Pertemuan ini menghadirkan sejumlah praktisi, pakar kesehatan, ilmuwan, pekerja sosial, untuk memenuhi kebutuhan kesehatan suku Aborigin dan Torres Strait di Australia, dari mulai sebelum konsepsi, atau bertemunya sel telur dan sperma, janin, hingga bayi berusia dua tahun.

“Tanaman ini saya share dengan orang-orang Australia, karena tanaman ini juga terdapat disini [Australia],” ujarnya saat dihubungi Erwin Renaldi dari ABC di Melbourne. “Di dunia belahan lain ada juga warga yang mengkonsumsi sayur ini, tapi bukan untuk meningkatkan jumlah air susu. Sayuran ini hanya dimakan suku Batak untuk keperluan air susu.”

Profesor Rizal memberikan contoh seperti di Vietnam atau Kamboja, sayuran ini digunakan sebagai obat batuk. Sementara di India, sayuran ini dipercaya dapat mengobati gigitan ular. “Respons mereka [warga Australia] kaget, karena tanaman yang biasanya mereka jadikan hiasan ini ternyata bisa dimakan dan memiliki manfaat bagi perempuan menyusui.”

Profesor Rizal masih ingin memprioritaskan ketahanan pangan dan gizi dalam skala nasional. “Masalahnya, angka kematian ibu melahirkan [di Indonesia] itu masih tinggi, karena kekurangan zat besi dan kalsium yang banyak dikandung sayur ini,” ujar Profesor Rizal yang juga lulusan Faculty of Medicine di Monash University, Australia.

“Penelitian ini sudah dibuktikan secara sains, tidak hanya meningkatkan jumlah air susu, tapi juga banyak khasiat untuk perkembangan bayi dan ibunya dengan indikator medis,” tambahnya.

Sumber : republika.co.id

Aviani Harfika, SGz meraih penghargaan “the best oral presenter” di Jepang.

Mahasiswa program studi S2 Ilmu Gizi FEMA IPB, alumni program studi S1 Ilmu Gizi Departemen Gizi Masyarakat FEMA IPB, Aviani Harfika, SGz, meraih penghargaan internasional “the best oral presenter” di Jepang yg diikuti 110 peserta dari 6 negara.

Tri-U International Joint Seminar and Symposium (IJSS) merupakan pertemuan tahunan untuk memfasilitasi mahasiswa dalam menyampaikan gagasan dan hasil penelitiannya di forum internasional. The 23rd Tri-U IJSS diselenggarakan di IPB pada tahun 2016.

Tahun ini, delegasi mahasiswa IPB yang terdiri atas 14 orang mengikuti The 24th Tri-U IJSS di Mie University, Jepang, pada tanggal 23-27 Oktober 2017 didampingi oleh Dr. Sintho Wahyuning Ardie (Kasubdit Pengembangan Karakter dan Mobilitas, Direktorat Kemahasiswaan) dan Dr. Eko Hari Purnomo (Kasubdit Program Internasional, Direktorat Kerjasama dan Program Internasional).

Pembukaan The 24th Tri-U IJSS pada tgl 24 Oktober 2017 dihadiri pula oleh Rektor IPB (Prof. Dr. Herry Suhardiyanto), Kepala Kantor Sekretaris Rektor (Dr. Yonvitner), dan Direktur Kerjasama dan Program Internasional (Dr. Edy Hartulistiyoso).

The 24th Tri-U mengangkat tema Global for Local, Local for Global: Glocal University Network for Sustainable Development Goals, dengan topik Population, _Food, Energy, Environment, dan Children.

Prestasi gemilang berhasil diraih oleh delegasi mahasiswa IPB pada kompetisi presentasi oral dan poster. Mereka merebut 6 penghargaan terbaik dari 10 kategori yang dipertandingkan. Atase Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Dr. Alinda F. M. Zain turut menghadiri acara penutupan dan pemberian penghargaan.

Best Poster Presenter
• Food theme: Karimah Khairunnisa
• Population theme: Laras Salsabila
• Children theme: Dairul Fuhron

Best Oral Presenter
• Environment theme: Muhammad Arfanul Aziz
• Children theme: Aviani Harfika
• Energy theme: Mu’minah Mustaqimah

Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang berasal dari 6 negara dan 11 universitas. The 25th Tri-U IJSS akan diselenggarakan di Chiang Mai University, Thailand dengan topik khusus tentang sustainable society.

Jadwal UTS Semester Ganjil 2017 – 2018

UTS (Ujian Tengah Semester) Ganjil 2017 – 2018 akan berlangsung pada tanggal 25 Oktober – 4 November 2017 (untuk mahasiswa semester 3 ke atas ) dan 26 Oktober – 4 November 2017 (untuk mahasiswa PPKU).

Sehubungan dengan pelaksanaan UTS tersebut, Kami mengingatkan sebagai berikut :

  1. Apabila mahasiswa mengalami bentrok Jadwal Ujian mata kuliah PPKU (mengulang) dengan mata kuliah mayor/interdept/minor/SC, mohon agar mendahulukan mata kuliah PPKU.
  2. Apabila mahasiswa mengalami bentrok jadwal ujian matakuliah mayor/interdept/minor/SC, maka harus mendahulukan matakuliah mayor.
  3. Bagi mahasiswa yang akan mengikuti ujian susulan dikarenakan jadwalnya bentrok, harus memperoleh Surat Keterangan Bentrok Jadwal Ujian dari Ketua Departemen.

Download  : Jadwal UTS Semester Ganjil 2017 – 2018 disini

Prof. Hardinsyah MS PhD sebagai IUNS Fellow

Departemen Gizi Masyarakat, FEMA, IPB mengucapkan Selamat dan Sukses Kepada Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS, PhD sebagai Orang Indonesia pertama yang meraih IUNS Fellow, di Buenos Aires – Argentina.

IUNS Fellow adalah Pengakuan dan Penghargaan Internasional dari IUNS  (International Union of Nutritional Sciences) kepada pakar gizi atas kiprah dan prestasi gizi pada tingkat regional dan global.

Nominasi, seleksi dan penganugerahan dilakukan 4 tahun sekali bersamaan dengan International Conference of Nutrition.

Kunjungan Studi Banding Poltekes Kemenkes Malang

Departemen Gizi Masyarakat, FEMA, IPB pada hari Selasa, 26 September 2017 menerima kedatangan Tim Studi Banding Poltekes Kemenkes Malang. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mendapatkan acuan dalam mengimplementasikan SPMI dalam rangka pencapaian Akreditasi Unggul dan AUN-QA.

Student Exchange Program from University of Niigata Prefecture (UNP)-Japan August 16-20, 2017

Departemen Gizi Masyarakat Beberapa hari ini kedatangan 19 mahasiswa dan 2 profesor dari Universitas Niigata atau University of Niigata Prefecture (UNP), Jepang. Dalam beberapa hari kedepan mereka akan belajar beberapa aspek tentang Gizi, Budaya dan juga Pertanian. Pada tanggal 17 Agustus yang bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia telah dilakukan kunjungan ke Kebun percobaan Cikabayan untuk memperkenalkan beberapa tanaman perkebunan yang ada seperti Kopi dan Pisang. Kemudian dilakukan penyambutan oleh ketua Departemen Gizi Masyarakat dan dilaknjutkan kunjungan ke Wilayah KKN-T terdekat di daerah Rumpin untuk melihat perayaan hari kemerdekaan dan diskusi tentang program KKN yang dilakukan oleh mahasiswa IPB terutama yang terkait dengan Gizi. Kemudian pada tanggal 18 Agustus dilakukan kunjungan ke PT Indofood di Bandung beserta Himpunan Mahasiswa Himagizi. Agenda selanjutnya pada tanggal 19 Agustus dilakukan kunjungan ke Labschool dan PAUD di Bogor dan juga Kunjungan ke RSUD Cibinong.  Kemudian hari terakhir tanggal 20 Agustus 2017 Mahasiswa dan profesor dari Niigata akan melakukan kunjungan ke Desa Urug di Desa Kiara Pandak Kecamatan Sukayaja Kabupaten Bogor, disana mereka akan melihat bagaimana pertanian terutama tanam padi menjadi budaya yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat setempat.