Whats Your Intention In Life

Producing efficient ad-copy that turns into revenue may not be easy nevertheless it is possible, possibly for beginners. With exercise and by following the basic guidelines reviewed in this essay you’ll manage to produce ad copy that sells. 1.The most significant section of a fruitful ad is naturally the headline. The headline must be convincing and seize the audiences focus, remember you only possess a couple of seconds to do this. Headlines that are helpful generally emphasize a problem and point to the solution, or advantage, to that particular problem. Read more

Sidkom S3 an. Ainia Herminiati

Hari/Tanggal : Selasa, 12 Agustus 2014

Jam : 13.00 – selesai

Tempat : Ruang Ketua Departemen Gizi Masyarakat

Sidkom S2 an. Nurlaely Fitriana

Hari/Tanggal : Jumat, 8 Agustus 2014

Jam : 09.00 – selesai

Tempat : Ruang Ujian Lt. 3 Departemen Gizi Masyarakat

Did disease begin from Plum Island

The business-letter format is hardly unimportant for communicating technically using a corporation. You mustn’t write in precisely the same speech as once you compose pals or family, a business page has to be less informal. The full block structure, where all lines start in the remaining is described by these measures. Things You Will Need Envelopes Computers Units Printer Paper Postage Stamps Directions Sort the letter utilizing a word processor. Hand should not writes official words. Use your own personal letterhead. Read more

Sidkom S2 an. Naufal M. Nurdin

Hari/ Tanggal  : Kamis, 17 Juli 2014

Jam : 09.30 -10.30

Ruang : Ujian Lt. 3 Dept. GIZ

Wali Kota Bogor Bima Arya dan IPB Luncurkan Mobil Anti Galau

Bogor – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto membuat terobosan unik. Dia bekerja sama dengan IPB meluncurkan mobil curhat atau mobil anti galau. Diharapkan masalah kesehatan dan keluarga warga bisa teratasi.

“Dengan mobil ini, warga diharapkan bisa lebih terbuka dan mau menyampaikan keluhannya. Ada ahli di dalam mobil ini. Warga bisa mengikuti konseling secara gratis,” kata Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, usai peluncuran ‘Mobil Curhat’ Kota Bogor di Lapangan Sempur, Jalan Jalak Harupat, Kota Bogor, Minggu (6/7/2014).

Bima menjelaskan, mobil tersebut nantinya akan berkeliling ke seluruh pelosok Kota Bogor untuk menemui warga secara langsung.

“Mobil ini lengkap dengan ahlinya. Ada psikolognya juga,” sambung Bima.

Mobil anti galau ini merupakan hasil kerjasama Pemkot dengan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB. Kedua institusi ini bertujuan kualitas kehidupan dan kesehatan masyarakat Kota Bogor meningkat.

“Ini sebagai bentuk pengabdian kami terhadap masyarakat. Kami bersyukur bisa mewujudkannya. Petugas di dalam mobil bersedia tidak dibayar,” kata Wakil Dekan FEMA IPB, Prof Ir Ahmad Sulaeman.

Sumber berita: Detik.com

Rektor IPB Melepas Mahasiswa KKP IPB

Institut Pertanian Bogor (IPB) melekasanakan program Kuliah Kerja Profesi (KKP) sebagai implementasi Tridarma Perguruan Tinggi. Kegiatan KKP IPB mengusung tema “Pengintegrasian pendidiakan dan pengabdian kepada masyarakat dalam pengarusutamaan pertanian” dengan sub tema yang diambil “Optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian dan pekarangan untuk mendukung kemandirian pangan nasional”. Pelepasan mahassiwa KKP IPB ini diadakan pada hari Sabtu (28/6) di lapangan Andi Hakim Nasoetion Kampus IPB Dramaga Bogor.

Rektor IPB, Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto M.SC dalam sambutan dan pelepasan mahasiwa KKP mengatakan, “Harus dapat terintegrasi antara pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat dalam pengarusutamaan pertanian. Harapannya, mahasiswa KPP IPB dapat membrikan solusi atau pemecahan masalah yang ada ditengah-tengah masyarakat khususnya masalah produksi pertanian, tataniaga sarana, produksi pertanian, kesejahteraan masyarakat, dan penataan lingkungan. Selain itu, mahasiswa juga harus harus menjaga etika dan nama baik Almamater IPB di masyarakat.”

Sedangkan Wakil Lembaga Penelitian Pengabdian Bidang Masyarakat, Dr. Hartoyo, MS, menyampaikan, “ KKP IPB diharapkan dapat digunakan sebagai wahana pembelajaran dan pengembangan profesi mahasiswa, memberikan manfaat bagi masyarakat di lokasi KKP dan berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah. Dan untuk alokasi mahasiswa peserta Kuliah Kerja Propesi (KKP) IPB, jumlanya sebanyak 1452 mahasiswa, terdiri dari 4 fakultas yang terlibat diantaranya, Fakultas Pertanian, Faklutas Peternakan, Fakultas Ekonomi Manajemen, dan Fakultas Ekologi Manusia yang berangkat ke 18 lokasi yang ada di Indonesia (Bogor, Indramayu, Subang, Karawang, Bekasi, Tegal, Jombang, Cilacap, Natuna, Sumbawa Barat, Sukabumi, Garut, Bandung, Kuningan, Purwakarta, Muaraenim, Bojonegoro, dan Kediri),” paparnya.

Diharapkan dengan kegaitan KKP ini dapat mendewasakan cara berfikir, bersikap, dan bertindak serta meningkatkan daya penalaran mahsiswa IPB dalam melakukan pengkajian, perumusan, dan pemecahan masalah secara komprehensif. (wal)