Info Lowongan Kerja April 2018

Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Karir IPB bekerjasama dengan PT. Bank Danamon, Traktor Nusantara, PT. Wahana Ottomitra Multiartha, Tbk., CAA Group, PT. vatentia Inti Cipta, PT. Apple Flavors and Fragnances Indonesia, PT. Victory Chingluh Indonesia, PT. Tirta Buana Komindo membuka kesempatan bagi lulusan maupun alumni untuk bekerja di perusahaan tersebut.

Info lebih lanjut download disini

Summer Course : Introduction to Community Nutrition Programs in INDONESIA

Summer Course : Introduction to Community Nutrition Programs in INDONESIA

FOCUSING ON MATERNAL AND CHILD PROGRAMS

17 – 21 September 2018

 

Registration Link : http://bit.ly/SummerCourseGIZ

Peneliti IPB Kembangkan Produk Margarin Rendah Kalori

Rekomendasi gizi terkait konsumsi lemak telah banyak dilakukan, salah satunya adalah perlunya menurunkan konsumsi lemak trans dan lemak jenuh. Efek negatif dari lemaktrans dan lemak jenuh pada kesehatan kardiovaskular berkaitan dengan perannya dalam meningkatkan kolesterol jahat. Oleh sebab itu, salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan mengganti lemak trans dan lemak jenuh dengan lemak tidak jenuh.

Margarin merupakan salah satu pangan berlemak yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Margarin bisa dikonsumsi secara langsung sebagai olesan, atau sebagai campuran dalam proses memasak. Margarin berfungsi sebagai media penghantar panas. Penambahan lemak bertujuan untuk memperbaiki tekstur dan cita rasa bahan pangan.

Konsumsi margarin sebagai salah satu sumber lemak tidak dapat dihindarkan karena lemak bermanfaat untuk meningkatkan aroma dan kelezatan makanan. Kesadaran masyarakat untuk memilih makanan dengan nilai tambah gizi saat ini semakin meningkat, sehingga menjadi suatu peluang untuk mengembangkan produk margarin, terutama dalam hal penurunan nilai kalori dari margarin tersebut.

Hal inilah yang mendasari tim peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Ahmad Sulaeman dan Reisi Nurdiani, SP. M.Si bersama mahasiswa Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor (FEMA IPB), Theresia Dwi Wahyuni melakukan sebuah penelitian tentang membuat margarin rendah kalori dengan penambahan lilin lebah serta berbahan dasar minyak kelapa sawit, minyak kelapa dan minyak kedelai.

Lilin lebah merupakan lemak hewani alami yang tidak dapat dicerna sistem pencernaan manusia, sehingga tidak memberikan kontribusi terhadap jumlah kalori yang diserap dalam sistem metabolisme tubuh. Apabila lilin lebah digunakan sebagai bahan dasar margarin, maka akan menghasilkan titik leleh yang tinggi, sehingga akan mempengaruhi teksturmargarin yang dihasilkan. Oleh sebab itu, harus dicampurkan dengan komponen lainnya agar dapat menurunkan titik lelehnya.

Penelitian ini dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu persiapan lilin lebah, formulasi modifikasi margarin dari tiga jenis minyak nabati, uji organoleptik, analisis karakteristik fisik dan kimia serta analisis informasi nilai gizi untuk produk margarin terpilih. Terdapat dua formula yang diuji yang dibuat dengan tiga jenis bahan dasar minyak nabati seperti minyak kelapa sawit, minyak kelapa dan minyak kedelai serta masing-masing minyak nabati ditambah dengan lilin lebah sebanyak 25 persen dan 35 persen.

Hasil uji menunjukkan bahwa formula yang terpilih adalah margarin dengan minyak kedelai dan lilin lebah sebanyak 25 persen. Formula yang terpilih memiliki titik leleh sebesar 54,1 derajat Celsius dan stabilitas emulsi sebesar seratus persen. Margarin yang terpilih memiliki kandungan energi 35 persen, lemak total 33 persen, lemak tidak jenuh 73 persen dan natrium 24 persen yang mana lebih rendah dibanding margarin komersial. Margarin tersebut juga memenuhi syarat klaim reduced kalori dan fewer fat.

Sumber : ipb.ac.id

Ingin Jadi Konsultan Gizi Terbaik, Mahasiswa IPB Raih Juara di Ajang N2O 2018

Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) Ni Ketut Susila Dharma Asih berhasil menyabet Juara 3 di Ajang National Nutrition Olympiad (N2O). Perlombaan ini merupakan rangkaian acara Sci-Fi Neutron 2018 dari Departemen Pendidikan Profesi Ikatan Lembaga Mahasiswa Gizi Indonesia (ILMAGI). Ajang bergengsi ini diadakan pada tanggal 9-11 Maret 2018, dengan tahap seleksi dilakukan sejak bulan November 2017. Pada tahun ini yang menjadi tuan rumah adalah Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta.

Sila berhasil melewati serangkaian proses seleksi dan keluar sebagai pemenang. “National Nutrition Olympiad merupakan kegiatan olimpiade dalam bidang gizi. Pada perlombaan ini peserta ditantanguntuk menjawab soal-soal di bidang gizi, debat jurnal gizi, menyusun Nutrition Care Process (NCP) berdasarkan suatu kasus, dan melakukan praktik konseling gizi,” ungkap Sila.

Pada seleksi penyusunan NCP, Sila diberikan suatu kasus tentang penyakit hipertensi dengan dislipidemia. Sila kemudian merancang asesmen gizi, diagnosis gizi, rencana diet untuk pasien yaitu menu makan, jumlah asupan energi atau zat gizi, dan rencana monitoring evaluasi serta konseling gizi.

“Saya sangat bersyukur dan senang atas hasil yang saya peroleh. Saya akan selalu belajar dan berkembang, agar bisa menjadi salah satu ahli dan konsultan gizi terbaik di Indonesia,” katanya. Sila berharap agar masyarakat Indonesia mulai memperhatikan aspek gizi dalam kehidupan sehari-harinya, sehingga dapat terhindar dari berbagai macam gangguan kesehatan. (NIRS/ris)

sumber : ipb.ac.id

Try Out Nasional Ujian Kompetensi (UKOM) Sarjana Gizi

Try Out nasional Ujian Kompetensi (UKOM) Sarjana Gizi akan diselenggarakan pada tanggal 10 Maret 2018 dan diwajibkan untuk diikuti oleh mahasiswa Departemen Gizi Masyarakat yang telah menyelesaikan ID atau telah menempuh 125 sks.

Rangkaian kegiatan try out nasional ini meliputi:

  1. Pendaftaran/registrasi (secara online) yang dibuka tanggal 2 – 6 Maret 2018. Calon peserta yang mendaftar lebih dari waktu yang telah ditetapkan tidak akan dilayani. Form pendaftaran secara online adalah sebagai berikut:

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSefXAsPQMMubgToNiQYcPbc6_VSfffCmzpqvVJZlsc8IQrvTA/viewform?usp=pp_url&entry.519465527&entry.1924776613&entry.51383995&entry.669423432&entry.1050496218&entry.451266616

  1. Registrasi ulang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2018. Pada saat registrasi ulang, peserta yang telah mendaftar secara online diajibkan membawa: 2 buah pas photo berwarna (ukuran 3 x 4), KTM, Fotokopi transkrip terakhir (dokumen yang menunjukkan bahwa ybs telah menempuh 125 sks). Lokasi daftar ulang dan ketentuan lainnya (jika ada) akan diinformasikan kemudian melalui akun Line resmi Departemen Gizi Masyarakat, FEMA – IPB
  2. Try out ukom nasional tanggal 10 Maret 2018, jam 08.00 – 11.00 di Gedung CCR, Kampus IPB Darmaga, IPB, Bogor, Jawa Barat.

University of the Ryukyus Short-Term Student Exchange Program, Japan 2018

University of the Ryukyu, Japan

Full Semester (October ) 2018

Eligibility

  1. Full-time undergraduate students who have finished the second year of study at their home institution
  2. Applicants must be native English speakers or possess an official TOEFL score at least 500(PBT) /173(CBT) / 61(iBT) or an official TOEIC score of at least 590 or an IELTS score of 5.5

Application steps :

  1. Submit all application documents in a red folder to DITMAWA by 12 February 2018 at the latest
  2. Interview session will be conducted if necessary (based on further announcement)

 

Application form and detailed information :

http://bit.ly/2rXsoKf

 

Please contact subditpkmipb@gmail.com for further inquiries in the following format :

URSEP2018-Name-Student ID-Major-Inqury

 

Pencegahan gizi buruk harus dilakukan sejak dini, melalui ASI dan MPASI yang tepat untuk anak.

Prof. Dr. Dodik Briawan MCN, pengajar dan peneliti Departemen Gizi Masyarakat, FEMA IPB menyampaikan intervensi gizi perlu dilakukan dalam bentuk edukasi secara berkesinambungan kepada masyarakat, terutama orang tua.

“Orang tua harus paham betul kebutuhan nutrisi anak, makanan yang baik dan tidak baik, tidak terpengaruh gaya hidup yang serba instan serta iklan-iklan produk makanan anak yang kadang menjanjikan hal yang berlebihan,” kata Dodik Briawan.

Berdasarkan catatan Bappenas, permasalahan gizi buruk meyebar di seluruh wilayah dan lintas kelompok pendapatan. Artinya, permasalahan stunting dan gizi buruk tidak hanya dialami masyarakat ekonomi lemah, namun juga masyarakat menengah ke. atas.

Penyebabnya adalah pemahaman masyarakat yang salah terkait kebutuhan nutrisi anak.

“Seperti halnya dengan susu kental manis, di seluruh dunia juga ada. Hanya saja, di Indonesia yang bermasalah adalah konten dalam beriklan dan berpromosi. Memang pada iklan terdapat banyak makanan lainnya, namun tetap ada bagian yang membangun persepsi masyarakat bahwa produk ini adalah susu untuk diminum sehari-hari. Dan kita tahu, masyarakat Indonesia kecenderungannya lebih percaya kepada iklan. Jika tidak diluruskan, ada semacam pembohongan melalui iklan,” papar Siti Masrifah saat acara Peringatan Hari Gizi Nasional 2018 Mewujudkan Indonesia Emas 2045 Anak Indonesia Zaman Now yang digelar PP Muslimat NU bersama Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) di Jakarta, Selasa (23/1/2018).

Diketahui, WHO menetapkan batas toleransi stunting (bertubuh pendek) maksimal 20% atau seperlima dari jumlah keseluruhan balita. Sementara, di Indonesia tercatat 7,8 juta dari 23 juta balita adalah penderita stunting atau sekitar 35,6%. Sebanyak 18,5% kategori sangat pendek dan 17,1% kategori pendek.

Stunting tertinggi terdapat di Sulawesi Tengah dengan jumlah mencapai 16,9% dan terendah ada di Sumatera Utara dengan 7,2 persen.

Sumber : TRIBUNNEWS.COM

Ketua Departemen Gizi Periode 2018 – 2023

Ketua Departemen Gizi Periode 2018 – 2023 terpilih adalah Dr. Ir. Sri Anna Marliyati, M.Si